Cara Install Xfce di Ubuntu

Cara Install Xfce di Ubuntu, Xfce merupakan Desktop Environtment ringan yang diperuntukan untuk sistem operasi mirip unix, yang dirancang agar cepat dan hemat sumber daya. Ubuntu telah mengeluarkan varian Ubuntu dengan Xfce Desktop yang bernama Xubuntu. Namun untuk menggunakan Xfce Desktop di distribusi Ubuntu tidak harus selalu menggunakan Xubuntu.

Bagi Anda yang memiliki ISO dengan varian selain Xubuntu, atau ingin beralih dari Desktop yang digunakan sekarang, Anda bisa memasang Xfce Desktop sendiri. Bagaimana caranya? Silakan simak tutorial berikut.

Install Xfce Desktop di Ubuntu 18.04 dan 20.04

Di sini kita akan mencoba memasang Xfce Desktop dengan semua perkakas bawaan Xfce, sehingga hasil akhir dari pemasangan ini, Desktop Anda akan terlihat seperti Xubuntu.

Sebelum memasang Xfce dan perkakas bawaannya, kita instal tasksel terlebih dahulu, jalankan perintah berikut.

$ sudo apt install tasksel

Setelah itu akan muncul menu seperti pada gambar di bawah, Scroll ke bawah dengan menekan tombol panah bawah dan cari Xubuntu Desktop. Pilih Xubuntu Desktop dengan menekan spasi, jika terpilih akan ditandai dengan tanda bintang (*).

Lanjut ke step selanjutnya, silakan tekan tab, ketika highlight telah berpindah ke tombol Ok, tekan Enter.

Cara Install Xfce di Ubuntu
Software selection

Setelah itu proses instalasi akan berjalan, silakan tunggu hingga prosesnya selesai.

Cara Install Xfce di Ubuntu
install progress

Selanjutnya akan ada prompt untuk memilih Display Manager yang akan digunakan, ada lightdm bawaan Xfce dan sddm bawaan KDE, Anda akan mendapatkan pilihan yang berbeda, tergantung Desktop Environment yang digunakan, di sini pilih lightdm.

Cara Install Xfce di Ubuntu
select display manager

Ketika instalasi telah selesai, prompt akan tertutup. silakan reboot laptop Anda.

Sekarang Anda sudah bisa melihat Display Manager yang digunakan telah beralih ke lightdm.

Cara Install Xfce di Ubuntu
login lightdm

Selamat Anda telah berhasil memasang Xfce di Ubuntu.

xfce desktop
xfce desktop

Sekian untuk tutorial kali ini, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *