Konfigurasi DNS Server di Debian 8

debian

Konfigurasi DNS Server di Debian 8, DNS Server adalah sebuah sistem yang berfungsi untuk menerjemahkan nama Domain ke Alamat IP. Dengan DNS kita lebih mudah untuk mengakses sebuah wesite di internet, sebagai contoh saat kita mengakses Google kita hanya harus mengetikan google.com, bukan alamat IP-nya.

Namun, apa jadinya jika tidak ada DNS? Untuk mengakses Google, kita perlu mengetahui alamat IP dari Google. Sangat merepotkan bukan? Nah, dengan DNS kita jadi lebih mudah untuk mengakses sesuatu. Lebih lengkapnya Anda bisa membacanya di Apa itu DNS, DNS Server, Fungsi, dan Pembahasan Lengkap.

Pada artikel sebelumnya, saya telah membahas bagaimana Cara Mengkonfigurasi DNS Server di Ubuntu Server 16.04. Pada kali ini, saya akan membahas hal yang sama namun pada distribusi yang berbeda.

Di sini kita akan mengonfigurasi DNS Server di Debian 8 dengan menggunakan Bind9, untuk caranya, silakan ikuti langkah-langkah di bawah.

Prasyarat

Sebelum Anda bisa mengonfigurasi DNS Server, pastikan alamat IP telah terkonfigurasi di Debian. Jika belum, Anda bisa mengonfigurasinya dengan mengikuti langkah-langkah yang ada di Konfigurasi IP Static di Debian 8.

Instal Bind9

Pertama, kita akan memasang paket Bind9, untuk menginstal Bind9 gunakan perintah di bawah.

# apt-get install bind9

Konfigurasi DNS Server di Debian

Selanjutnya, kita akan mulai mengonfigurasi DNS Server,yang harus kita lakukan adalah menambahkan konfigurasi ke berkas konfigurasi DNS. Berkas konfigurasi DNS terletak di /etc/bind yang bernama named.conf.default-zones.

Ubah berkas tersebut dengan menggunakan nano editor.

# nano /etc/bind/named.conf.default-zones

Di sini saya menggunakan alamat IP 192.168.1.1 dengan nama domain nothinux.org.

Setelah alamat IP terkonfigurasi dan nama domain telah ditentukan, kita akan mulai menambahkan konfigurasi forward dan juga reverse. Silakan tambahkan konfigurasi di bawah, sesuaikan zone dan file.

Untuk konfigurasi forward sesuaikan zone dengan nama domain yang akan digunakan, dan file dengan lokasi konfigurasi yang akan digunakan. Sedangkan untuk konfigurasi reverse sesuai zone dengan 3 octet awal dari ip dengan posisi terbalik.

Sebagai contoh, saya menggunakan alamat IP 192.168.1.1, nama zone dibuat menjadi 1.168.192. dan jangan lupa tambahkan .in-addr.arpa. Sesuakan juga file, sesuai dengan letak konfigurasi reverse yang akan digunakan,

Pastikan tidak ada kesalahan penulisan atau kekurangan symbol ; atau { karena jika ada kesalahan sedikit saja, DNS tidak akan berjalan dan ketika di-restart Anda akan mendapati eror.

zone "nothinux.org" {
  type master;
  file "/etc/bind/db.nothinux";
};

zone "1.168.192.in-addr.arpa" {
  type master;
  file "/etc/bind/db.nothinux.rev";
};

Dari konfigurasi di atas berkas db.nothinux adalah berkas konfigurasi forward, sedangkan berkas db.nothinux.rev adalah berkas konfigurasi reverse.

Lalu kita akan menyalin berkas konfigurasi forward yang sudah ada sebelumnya, karena pada konfigurasi sebelumnya saya menamakannya db.nothinux, kita salin db.local ke db.nothinux.

# cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.nothinux

Kemudian, lakukan hal yang sama pada berkas konfigurasi reverse, saya menamakan berkas reverse dengan nama db.nothinux.rev. Salin berkas konfigurasi db.127 ke db.nothinux.rev.

# cp /etc/bind/db.127 /etc/bind/db.nothinux.rev

Selanjutnya, ubah berkas db.nothinux, ganti localhost dengan nama domain, dan IP 127.0.0.1 ganti dengan alamat IP Anda.

# nano /etc/bind/db.nothinux
;
; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL    604800
@       IN      SOA     nothinux.org. root.nothinux.org. (
                              2         ; Serial
                         604800         ; Refresh
                          86400         ; Retry
                        2419200         ; Expire
                         604800 )       ; Negative Cache TTL
;
@       IN      NS      nothinux.org.
@       IN      A       192.168.1.1

Setelah itu, ubah berkas db.nothinux.rev, ganti localhost dengan nama domain, dan IP 127.0.0.1 ganti dengan alamat IP Anda.

# nano /etc/bind/db.nothinux.rev
;
; BIND reverse data file for local loopback interface
;
$TTL    604800
@       IN      SOA     nothinux.org. root.nothinux.org. (
                              1         ; Serial
                         604800         ; Refresh
                          86400         ; Retry
                        2419200         ; Expire
                         604800 )       ; Negative Cache TTL
;
@       IN      NS      nothinux.org.
1       IN      PTR     nothinux.org.

Setelah itu ubah berkas /etc/resolv.conf.

# nano /etc/resolv.conf

Isikan dengan konfigurasi berikut.

nameserver 8.8.8.8
nameserver 8.8.4.4
nameserver 192.168.1.1

Terakhir, restart service Bind9 dengan menggunakan perintah di bawah.

# service bind9 restart

Pengujian DNS Server di Debian

Untuk mengeceknya kita bisa menggunakan NSlookup

# nslookup 192.168.1.1
Server:         192.168.1.1
Address:        192.168.1.1#53

1.1.168.192.in-addr.arpa        name = nothinux.org.
# nslookup nothinux.org
Server:         192.168.1.1
Address:        192.168.1.1#53

Name:   nothinux.org
Address: 192.168.1.1

Itulah tutorial Cara Konfigurasi DNS Server di Debian 8. Jika Anda menggunakan versi lain, Anda bisa mengunjungi tautan di bawah.

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *