Konfigurasi DNS Server di Debian 9

debian

Konfigurasi DNS Server Debian 9, DNS atau Domain name system merupakan teknologi yang sangat membantu kita ketika berselancar di internet, kita hanya perlu mengetikkan nama domain dan DNS melakukan translasi dan memberikan alamat ip dari domain yang akan kita akses.

Sama halnya dengan buku telepon, kita hanya perlu mencari nama kontaknya lalu menelponnya tanpa harus hafal nomor teleponnya. Lelbih lengkapnya mengenai pembahasan DNS, Anda bisa mengunjungi Apa itu DNS, DNS Server, Fungsi, dan Pembahasan Lengkap.

Anda dapat membuat server DNS Anda sendiri dalam jaringan lokal, pada distribusi GNU/Linux seperti debian biasanya menggunakan bind9. Tool lain yang dapat digunakan adalah powerdns, namun di sini hanya akan membahas tentang konfigurasi DNS Server menggunakan Bind9 di Debian 9.

Prasyarat

Sebelum membuat DNS Server Anda sendiri, pastikan Anda telah melakukan konfigurasi alamat IP pada Server Anda. JIka belum melakukannya Anda bisa menggunakan tutorial Konfigurasi DNS Server di Debian 9.

Jika sudah, Anda bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya.

Konfigurasi DNS Server

Pertama, pastikan anda telah masuk sebagai pengguna root atau bisa menggunakan pengguna yang memilik akses sudo. Untuk masuk sebagai root jalankan perintah di bawah

# su

Berikut informasi alamat IP dan juga nama domain yang akan saya gunakan.

Alamat IP     192.168.1.1
Nama Domain   nothinux.local

Sekarang kita akan mulai dengan memasang tool atau paket yang akan kita butuhkan. Di sini kita akan memasang bind9, bind9utils, dan resolvconf. Silakan pasang dengan perintah di bawah.

# apt-get install bind9 bind9utils resolvconf

Kemudian kita harus menambahkan konfigurasi forward dan juga reverse pada default-zones. Konfigurasi terletak pada berkas named.conf.default-zones di direktori /etc/bind.

Buka berkas konfigurasi dengan nano editor.

# nano /etc/bind/named.conf.default-zones

Lalu tambahkan konfigurasi berikut.

# forward
zone "nothinux.local" {
        type master;
        file "/etc/bind/db.nothinux.forward";
};
# reverse
zone "1.168.192.in-addr.arpa" {
        type master;
        file "/etc/bind/db.nothinux.reverse";
};

Pada konfigurasi di atas teradappat dua konfigurasi, yaitu konfigurasi forward dan reverse..

Nama dari zone dan berkas pada bagian file, silakan Anda sesuaikan.

Setelah itu, kita akan mengonfigurasi file forward. Agar kita tidak perlu menulis konfigurasi dari awal, kita akan menyalin konfigurasi yang sudah ada.

# cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.nothinux.forward

Lalu ubah konfigurasinya, silakan Anda sesuaikan. Berikut konfigurasi yang saya buat.

# vim /etc/bind/db.nothinux.forward
;
; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL    604800
@       IN      SOA     nothinux.local. root.nothinux.local. (
                              2         ; Serial
                         604800         ; Refresh
                          86400         ; Retry
                        2419200         ; Expire
                         604800 )       ; Negative Cache TTL
;
@       IN      NS      nothinux.local.
@       IN      A       192.168.1.1
www     IN      A       192.168.1.1

Selanjutnya kita konfigurasi file reverse. Salin konfigurasi yang sudah ada sebelumnya Ke file konfigurasi baru yang akan kita buat.

# cp /etc/bind/db.127 /etc/bind/db.nothinux.reverse

Silakan Anda ubah dan sesuaikan konfigurasinya. Berikut konfigurasi yang saya buat.

# vim /etc/bind/db.nothinux.reverse
;
; BIND reverse data file for local loopback interface
;
$TTL    604800
@       IN      SOA     nothinux.local. root.nothinux.local. (
                              1         ; Serial
                         604800         ; Refresh
                          86400         ; Retry
                        2419200         ; Expire
                         604800 )       ; Negative Cache TTL
;
@       IN      NS      nothinux.local.
1       IN      A       192.168.1.1
1       IN      PTR     nothinux.local.

Setelah itu, kita juga perlu mengubah konfigurasi pada named.conf.options. Buka berkas tersebut dengan nano editor.

# nano /etc/bind/named.conf.options

Tambahkan 2 baris konfigurasi di bawah.

allow-query { any; };
recursion yes;
konfigurasi dns server debian 9
bind named options

Pastikan konfigurasi yang dibuat, telah sama seperti pada gambar di atas.

Kita juga perlu menambahkan nameserver di /etc/resolv.conf.

# nano /etc/resolv.conf

nameserver 192.168.1.1
nameserver 1.1.1.1

Terakhir jalankan ulang Bind9 dengan perintah di bawah.

# systemctl restart bind9

Pengujian DNS

Untuk mengeceknya kita bisa menggunakan nslookup diikuti dengan nama domain yang Anda gunakan.

# nslookup nothinux.local
Server:         192.168.1.1
Address:        192.168.1.1#53

Non-authoritative answer:
Name:   nothinux.local
Address: 127.0.0.1
# nslookup 192.168.1.1
Server:         192.168.1.1
Address:        192.168.1.1#53

1.1.168.192.in-addr.arpa        name = nothinux.local.

Sekian, semoga bermanfaat 🙂

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *