Taufik Mulyana
Taufik Mulyana
Linux System Administrator, Interested in Linux, Cloud, Containers
July 9, 2019 4 min read

Penggunaan Command RSYNC di Linux

cara penggunaan command rsync

Penggunaan Command RSYNC di Linux, RSYNC atau Remote Sync merupakan sebuah command yang sering digunakan system administrator untuk melakukan sinkronisasi berkas atau direktori secara remote maupun lokal, dengan rsync kita dapat menyalin berkas atau direktori dari lokal ke remote server maupun sebaliknya, ataupun dari remote server ke remote server dan seringkali digunakan untuk melakukan backup data.

RSYNC bisa dibilang jauh lebih cepat dengan SCP, berbeda dengan SCP, RSYNC menggunakan remote update protocol yang memungkinkan mentransfer hanya bagian blok yang berubah dari berkas sebelumnya, pertama RSYNC akan menyalin semua berkas atau direktori secara keseluruhan, dan selanjutnya yang akan ditransfer ke direktori tujuan hanya blok dan bytes yang berubah saja.

penggunaan RSYNC juga dapat menghemat bandwidth karena penggunaan compression ketika mentransfer/mengirim berkas ke tujuan.

Dasar penggunaan perintah RSYNC

berikut perintah dasar dari rsync

$ rsync opsi sumber tujuan

berikut beberapa opsi yang sering digunakan

-v verbose
-z compress berkas data
-a mode arsip, dengan mode ini memungkinkan penyalinan berkas secara rekursif dengan mempertahankan izin berkas, kepemilikan pengguna dan grup

Menyalin/Sinkronisasi berkas di lokal

anda dapat melakukan penyalinan atau mensinkronisasikan berkas atau direktori di lokal komputer, pada contoh saya akan menyalin berkas rhel-8.0-x86_64-dvd.iso ke direktori /tmp

$ rsync -av rhel-8.0-x86_64-dvd.iso /tmp 

sending incremental file list
rhel-8.0-x86_64-dvd.iso

sent 323,155,093 bytes received 35 bytes 215,436,752.00 bytes/sec
total size is 323,076,096 speedup is 1.00

Menyalin/Sinkronisasi bekas di lokal ke server

untuk penyalinan/sinkronisasi berkas menggunakan protokol SSH, jadi server anda harus dapat di remote ketika menggunakan rsync, disini saya akan mencoba menyalin berkas rhel-8.0-x86_64-dvd.iso ke server saya dengan alamat ip 192.168.1.1, berikut perintah yang akan digunakan

$ rsync -av rhel-8.0-x86_64-dvd.iso [email protected]:/home/nothinux-id/
[email protected]'s password: 

sending incremental file list
rhel-8.0-x86_64-dvd.iso

sent 323,155,093 bytes received 35 bytes 34,016,329.26 bytes/sec
total size is 323,076,096 speedup is 1.00

anda hanya perlu menggani nama berkas yang akan dikirim, [email protected] silahkan anda ganti dengan nama pengguna anda di server @ dan alamat IP atau domain server anda, :/home/nothinux-id/ silahkan anda ganti dengan target direktori di server.

baca juga  Mengamankan SSH dengan Fail2ban

Menyalin/Sinkronisasi bekas di server ke lokal

sama seperti diatas hanya saja posisinya dibalik, sumbernya kita isi dengan argumen server dan tujuannya diisi dengan direktori tujuan di lokal, berikut contohnya

$ rsync -av [email protected]:/home/nothinux-id/rhel-8.0-x86_64-dvd.iso /home/nothinux/Downloads/
[email protected]'s password:
 
receiving incremental file list
rhel-8.0-x86_64-dvd.iso

sent 43 bytes received 323,155,093 bytes 30,776,679.62 bytes/sec
total size is 323,076,096 speedup is 1.00

pada contoh diatas saya menyalin berkas rhel-8.0-x86_64-dvd.iso yang berada di direktori /home/nothinux-id di server ke /home/nothinux/Downloads/ direktori saya di lokal

Menyalin/Sinkronisasi bekas di server ke server

sama seperti halnya penyalinan/sinkronisasi dari lokal ke server, hanya saja anda perlu masuk ke server anda terlebih dahulu dan berikut cara penyalinan/sinkronisasi berkas dari server ke server

$ ssh [email protected]
[email protected]'s password: 

server nothinux-id $ rsync -av [email protected]:/backup/webbackup.zip /backup

diatas saya masuk ke server saya dengan alamat IP 192.168.1.1 dengan pengguna nothinux, lalu menyalin berkas webbackup.zip dari direktori /backup pada server dengan alamat IP 192.168.1.2 ke direktori /backup di server yang saat ini sedang saya remote.

cara diatas juga berlaku jika ingin menyalin/sinkronisasi dari server yang saat ini sedang di remote ke server lain

Apakah artikel ini membantu anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *